Dilansir dari Bali Portal News, Bitget Wallet menargetkan Indonesia sebagai salah satu pasar utama di Asia Tenggara seiring meningkatnya adopsi aset kripto dan teknologi Web3 di Tanah Air. Perusahaan menilai pengguna Indonesia memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap ekosistem blockchain, baik untuk aktivitas perdagangan aset digital maupun pemanfaatan layanan Web3.
Bitget Wallet saat ini telah melayani sekitar 90 juta pengguna secara global dan mendukung lebih dari 130 blockchain. Untuk mempermudah akses pengguna baru, platform ini menghadirkan sistem pembuatan wallet yang lebih sederhana melalui akun Gmail serta mendukung transaksi lintas blockchain tanpa harus memperhatikan perbedaan jaringan yang digunakan.
Guna memperkuat kehadirannya di Indonesia, Bitget Wallet tengah mengembangkan fitur QR Scan dan Crypto Card yang dapat digunakan untuk transaksi sehari-hari melalui layanan pembayaran digital. Selain itu, perusahaan juga berencana menghadirkan layanan Real-World Asset (RWA) serta meningkatkan edukasi masyarakat mengenai penggunaan crypto wallet dan ekosistem Web3.
